Floating

Floating

LDS, 2017

related: Hole in The Wall, warning: slight mature content

.

How can I explain you? You’re different, you, so much, you. (EXO – What U Do?)

***

Ah, ini baru namanya liburan.

Mengapung santai dikelilingi flora eksotis Pulau Lokrum adalah kedamaian yang sesungguhnya. Joonmyun memandang langit biru yang menaungi, bersyukur tidak perlu mencapai ke sana untuk merasakan nirwana; di Bumi ternyata ada. Hanya sepelemparan batu dari Kota Dubrovnik tempatnya menginap, Lokrum menawarkan suasana yang amat berbeda. Hiruk-pikuk kota toh sama saja, baik di Korea Selatan maupun di Kroasia, maka Dubrovnik yang berisik mirip Gangnam tidak sememukau Lokrum buat Joonmyun. Meskipun larangan bermalam di pulau merupakan satu hal yang pria pucat itu sayangkan, setidaknya karena aturan itu pula Joonmyun–dan para turis lain–bisa menikmati ketenangan total.

Keciap burung, embusan angin, beralaskan danau pekat garam, inilah rekreasi sejati tanpa setumpuk dokumen yang harus ditandatangani, tender-tender pemicu hipertensi, dan rasa bersalah di hati, walau yang terakhir sebenarnya masih mengganjal Joonmyun. Mengapa ia bisa berwisata seorang diri, itu bermula dari kebohongan kecilnya pada tunangan dan adiknya; ia mengatakan pertemuan bisnisnya diperpanjang sehari, padahal aslinya, ia sudah terbang ke Dubrovnik duluan, lalu langsung ke Lokrum. Ia minta Kim Jongdae, adiknya yang penurut itu, menemani tunangannya, Park Sunyoung, ke salah satu tujuan berlibur hits di Dubrovnik: pantai bertebing Buza, sementara ia sendiri bersenang-senang di pulau tak berpenghuni ini. Namanya berbohong, mau tak mau pasti menimbulkan rasa berdosa, tetapi dengan melakukan hal itu, Joonmyun bisa sehari menghindarkan dirinya dari rasa bersalah yang lebih besar.

Satu, Joonmyun tidak pernah mencintai Sunyoung sebagai seorang kekasih. Benar dia gadis manis yang gampang diatur dan perhatian pada semua orang, masalahnya sifat-sifat ini tidak pernah memesona Joonmyun. Mereka bertunangan semata akibat ikatan keluarga; selamanya, bagi Joonmyun, anak tengah Keluarga Park itu adalah seorang adik perempuan yang imut.

Dua, Joonmyun tahu Jongdae sangat menyukai Sunyoung. Adik kandungnya yang hobi tertawa dan tampak tumpul itu memaknai asmara jauh lebih dalam ketimbang dirinya. Profesi Jongdae sebagai pencipta lagu sangat beralasan, ditilik dari karakternya yang demikian melankolis, dan tentunya ia akan menjadi pasangan yang lebih serasi untuk Sunyoung dibandingkan Joonmyun si praktis. Ya, sulit sekali membayangkan Joonmyun berkasih-kasihan dengan Sunyoung berlatarkan senjanya Buza, tetapi gambaran tersebut akan jadi lumayan kalau Jongdae menggantikan Joonmyun–yang merupakan alasan mengapa Joonmyun memberi mereka berdua waktu serta privasi buat berkencan.

Kencan. Cinta. Asing seperti lagu-lagu yang Sunyoung lantunkan setiap comeback, salah satunya tercipta untuk Joonmyun, membuat lelaki itu salah tingkah. Kendati tidak terlalu tersentuh oleh sesuatu yang tak mendatangkan laba, ia masih tersenyum bangga, sebagaimana seorang kakak yang bangga pada prestasi sang adik.

Kencan. Cinta. Kalau dicicip katanya bikin ketagihan. Apa sama seperti narkotika? Andai suatu hari, dia betul-betul mencandu cinta, wanita seperti apa yang akan jadi bandarnya?

Joonmyun terkekeh. Atmosfer super rileks ini membangun spasi untuknya memikirkan hal-hal tak lazim.

Matahari mulai terasa menyengat, jadi Joonmyun menepi, meninggalkan perenungannya tentang kisah kasih dalam Danau Laut Mati. Liburan jangan dikacaukan pemikiran rumit-rumit, begitulah ia berprinsip.

“Permisi.”

Tahu-tahu, bahu Joonmyun disentuh ragu oleh seseorang, sehingga ia yang terkesiap refleks berbalik.

“Be-Benar-benar Kim Joonmyun, rupanya? Apakah kamu ingat aku?”

Wow.

Tidak seorang pun yang berasal dari ingatan Joonmyun secerah, seramping, dan secantik ini …. Sejenak, debar jantung Joonmyun kehilangan tempo dan lidahnya lupa berkata-kata.

“Siapa, ya?”

“Ini aku, Bae Joohyun, kelas 1-B SMA Deokdoo! Ingat, tidak?”

“Bae Joohyun?” Tapi, bukankah Bae Joohyun dalam ingatan Joonmyun berbadan bulat, berkacamata tebal, berjerawat banyak, dan dikuncir kuda? “Anggota proyek inovasi usaha?”

Wanita mungil di hadapan Joonmyun mengangguk cepat, penuh semangat. “Kebetulan sekali! Waktu di Korea tidak pernah ketemu, malah ketemu di sini!  Apa kabar kamu?”

Jika Joohyun yang Joonmyun temui masih senerdy dulu, pasti Joonmyun dapat menjawab tanya itu dengan ringan cenderung ceria. Bagaimana pun, mereka adalah pasangan planner paling disegani di klub olimpiade ekonomi SMA, kesejalanan pikiran mereka tidak ada yang sanggup menandingi. Lengket seperti perangko dan amplop, keduanya selalu bersama menapaki jenjang-jenjang kompetisi tim, jadi wajar kalau Joonmyun girang sekali bertemu dengan si mungil ini. Masalah muncul lantaran Joonmyun, sebagaimana pria normal, tidak dapat lepas dari jerat kemolekan perempuan berbikini di hadapannya. Bawahan panjang yang dikenakan Joohyun, belahannya tinggi sampai ke pinggang, dan penampakan pahanya justru memperparah keadaan.

“Baik.” Joonmyun menelan ludah, berharap Joohyun tidak mengetahuinya. “Kamu bagaimana?”

Liburan kali ini, sepertinya, akan menjebak Joonmyun dalam satu lagi rasa bersalah.

“Jongdae-ah, maaf agak terlambat, aku akan ke hotel sekitar pukul sebelas. Aku bertemu teman lamaku dalam perjalanan, masih banyak yang akan kami perbincangkan, jadi tidak usah menunggu. Berikan saja kunci kamarku pada Minseok-hyeong kalau dia sudah sampai. Terima kasih untuk hari ini, aku menyayangimu.”

TAMAT

 

Iklan

8 pemikiran pada “Floating

  1. Aaaa seneng bgt akhirnya bisa baca tulisan kak liana lagi yg di dalam ceritanya itu ada suho sama irene wkwk ya walaupun moment mereka cuma bentar di sini 😂

    Telat banget aku bacanya ya ? :’v

    Pokoknya aku selalu suka cerita yg ditulis kak liana :’) bahasanya bagus2 uhhhh ditunggu cerita yg lain ya kak, kalo bisa pake cast surene lagi heheh 😀

    Disukai oleh 1 orang

  2. hmmm.. aku butuh bolak-balik baca kalimat yg menerangkan park sunyoung itu tunangannya suho, kukira salah tulis harusnya tunangannya chen. eh trnyata bnr sama suho pas ada pnjelasan paragraf bawahnya.

    well, se-nerd-nya mas myun kalo udah liat mbak irene yg pake bikini doang ya melotot juga ya. hahaha.

    otw yang ceritanya chen, li.

    Suka

  3. Ternyata oh ternyata….
    Jodoh gak kemana kan Jong? 😁😁😁
    Kangen baca fanfic romance yang ringan tapi menggelitik hati.
    Yeaayy….akhirnya nemu juga kelanjutan cerita galau Kim bersaudara….

    Suka

      1. Bikin lah Li yang Xiumin ver. 😭😭😭
        Ku semangati dari hati yang paling dalam…💓💓💓
        Xiumin…xiumin…xiumin…❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s